Jum'at, 02 Desember 2022
Follow Us ON :
 
 
| Pelaku Pelecehan Terhadap Siswi MTs di Siak Berhasil Ditangkap Polisi | | Pemerintahan Menjawab Atas Pandangan Fraksi DPRDR Raperda APBD 2023 | | Pandangan umum 9 fraksi DPRD Rohil APBD 2023 Sepakat Pemulihan Ekonomi & Infrastruktur Skala Prorita | | DPRD Rohil Sidang Paripurna Rancangan Pengantar Nota Keuangan 2023 Rp 2,2 T Koma Sekian | | Polres Dumai melalui Polsek Dumai Timur kembali melakukan kegiatan Bakti Sosial Polisi Humanis | | Kepolisian Resor (Polres) Dumai implementasikan Program Quick Wins Presisi melalui kegiatan Kampanye
 
Kadispora Riau
Gubernur Di Minta Ganti Kadispora Prov-Riau
Rabu, 29-01-2020 - 21:08:05 WIB

TERKAIT:
   
 

RIAU MONITOR.COM,-Pekanbaru,- Meski berhasil mencetak sejarah baru di pentas sepak bola nasional, kenyataannya tak ada apresiasi sama sekali kepada 20 talenta pesepakbola usia muda Tim Riau U-15, dari pemerintah provinsi maupun swasta.



"Terus terang saya sangat berang sekali kepada Kadispora Provinsi Riau, kenapa bisa hal ini terjadi. Para pemain itu masih usia pelajar, mereka seharusnya diberi support," kata H Dheni Kurnia, pengamat dan penggiat olah raga Riau, Rabu (29/01/2020) di Pekanbaru.


Dikatakan Dheni, untuk bisa mencetak prestasi pada Kejuaraan Nasional U-15 di Bogor, November 2019 lalu, anak-anak itu telah melewati perjalanan yang cukup panjang. Bermula dari iven Liga Pelajar Piala Menpora pertama digulirkan pada 2016, rutin dan teratur dilaksanakan hingga sekarang.


"Saya mengikuti kegiatan Liga Berjenjang Piala Menpora tersebut sejak tahun 2016 ketika masih bernama Liga Pelajar, mereka memulainya dari usia 12 tahun, berkat kompetisi yang teratur digelar di Riau, akhirnya bakat-bakat itu bermunculan," katanya.


Liga Berjenjang yang digelar Kemenpora RI merupakan salah satu wadah bagi talenta-talenta pesepakbola untuk terus mengasah kemampuan dan bakatnya, yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari level kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional.



"Apalagi para pemain yang terjaring pada Tim Riau U-15 adalah hasil Kejuaraan Daerah sekaligus Seleksi Daerah, dan ke-20 pemain tersebut berasal dari enam kabupaten/kota di Riau, melalui proses rekruitmen yang sangat transparan," kata Dheni.



"Seharusnya pemerintah Provinsi Riau, dalam hal ini Kadispora Riau hendaknya pro aktif untuk memberikan apresiasi kepada anak-anak tersebut. Ayomi dan akomodir juga mereka, semuanya anak-anak Riau yang juga berhak mendapatkan perhatian pemerintah," tegas Dheni Kurnia dengan nada tinggi dan marah besar.


"Seharusnya Dispora Riau berbangga dengan prestasi yang ditorehkan anak-anak Tim Riau U-15, karena belum pernah ada dalam sejarah sepak bola Riau di kelompok usia muda bahkan sekelas PON bisa mencapainya, jangan mentang-mentang mereka bukan binaan Dispora, lalu dianggap tim kaleng-kaleng," ujar Dheni geram. 


Dheni Kurnia bahkan juga mempertanyakan prestasi tim PPLP Sepakbola yang dibina Dispora Riau, bertahun-tahun membina cabor sepak bola, tapi minim prestasi. Kalaupun ada hanyalah runner up pada Kejurnas PPLP yang juga dilaksanakan di Pekanbaru.


"Justru prestasi anak-anak Riau U-15 inilah pelepas dahaga atas prestasi persepakbolaan Riau, menyusul kegagalan cabor sepak bola pada Kejurnas PPLP, Popwil dan Porwil, mereka layak mendapatkan apresiasi atas perjuangannya, dan ini kewajiban pemerintah," kata Dheni menegaskan.


Keberangan Dheni Kurnia ini sangat beralasan baginya, mengingat sejauh ini tak adanya penghargaan sama sekali terhadap proses pembinaan sepak bola yang selama ini berjalan sendiri dan mandiri di Riau. Penggiat sekolah sepak bola, Asosiasi SSB di Riau, secara swadaya terus mencetak talenta-talenta pesepakbola di negeri ini.


"Mereka patungan dari kantong-kantong pribadi para pelatih, orangtua dan pengelola/pembina SSB, hanya satu misi mereka yaitu untuk mencetak anak Riau masuk dalam Tim Nasional. Sekarang prestasi itu sudah berhasil dicapai, sudah seharusnya apresiasi juga diberikan," tegasnya.


"Kalau boleh menyarankan kepada Pak Gubernur Riau, untuk segeralah mencari pengganti Kadispora ini, masih banyak ASN di Pemprov Riau yang punya kompetensi dan kepedulian untuk membangun pondasi prestasi olahraga Riau," sarannya.


"Saya pribadi bisa merasakan kekecewaan anak-anak Riau U-15 tersebut, ketika mengetahui rekan-rekannya atlet Popnas dan Popwil menerima bonus sementara mereka sama sekali tidak menerima apa-apa, padahal mereka juga mencetak prestasi Nasionak dan bahkan fenomenal," ujarnya.(rls***)


Sumber   : detakindonesia




 
Berita Lainnya :
  • Gubernur Di Minta Ganti Kadispora Prov-Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pelaku Pelecehan Terhadap Siswi MTs di Siak Berhasil Ditangkap Polisi
    02 Pemerintahan Menjawab Atas Pandangan Fraksi DPRDR Raperda APBD 2023
    03 Pandangan umum 9 fraksi DPRD Rohil APBD 2023 Sepakat Pemulihan Ekonomi & Infrastruktur Skala Prorita
    04 DPRD Rohil Sidang Paripurna Rancangan Pengantar Nota Keuangan 2023 Rp 2,2 T Koma Sekian
    05 Polres Dumai melalui Polsek Dumai Timur kembali melakukan kegiatan Bakti Sosial Polisi Humanis
    06 Kepolisian Resor (Polres) Dumai implementasikan Program Quick Wins Presisi melalui kegiatan Kampanye
    07 Polsek Dumai Timur Jajaran berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Pencurian di Rumah Sakit Umum Dae
    08 APBD 2023 Disahkan, Balai Kayang Segera Dituntaskan, Dua Ranperda Dalam Pembahasan
    09 Aparat Polsek Dumai Timur Jajaran Polres Dumai berhasil ungkap kasus tindak pidana pencurian
    10 Mendapat Bantuan Kaki Palsu Dari Polda Riau, Neti Suryani : Saya Bertekad Bisa Beraktifitas Seperti
    11 Polres Dumai melalui Si Dokkes Polres Dumai kembali melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Polisi Humani
    12 Bersama DPRD Pemkab Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2023
    13 Unit Pidum Satreskrim Polres Dumai berhasil membekuk 1 (satu) orang pelaku Penggelapan dalam Jabatan
    14 Tim Pemburu Premanisme dan Balap Liar Polres Dumai melakukan patroli khusus
    15 Polres Dumai melalui Sat Intelkam Polres Dumai kembali melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Polisi Hum
    16 Kegigihan Tekad Rado Simanjuntak Angkat Derajat Keluarga, Berhasil Lolos Menjadi Polisi
    17 Kapolres Dumai Inisiasi Program ‘Berseri’, Targetkan Bedah 2 Rumah Warga Tidak Mampu Setiap Bula
    18 Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Dumai rutin melaksanakan pada jam-jam sibuk kegiatan masyarak
    19 Polres Dumai melalui Sat Intelkam Polres Dumai kembali melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Polisi Hum
    20 Dapat Bantuan Kursi Roda Dari Polda Riau, Ibu Kandung Fikri Sambut Dengan Air Mata Haru.
    21 Bercucuran Air Mata, Guru Lindarwati Tak Menyangka Mendapat Perhatian Dari Polisi Polda Riau
    22 Polda Riau Peduli, Bangkitkan Semangat Fitriani Penderita Tumor Perut Menahun.
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Riau | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © MEDIA ONLINE - RIAUMONITOR.COM | INFORMASI UNTUK KEBENARAN